Posts

Showing posts from April, 2012

:::**DIA SANG TERATAI**:::

Image
Dia seperti teratai yang tumbuh di tengah danau berair keruh. Walau sekelilingnya tak memberikan keceriaan, penuh jentik dan kuman, ia mampu tersenyum dengan keindahan bunganya yg berwarna penuh ceria. Setiap orang akan terpesona dibuatnya, mereka tak kan melihat keruhnya air dan ganasnya alam disekitar teratai itu, mata dan harapan hanya tertuju pada teratai di tengah danau itu. Aku ingin memilikinya, aku akan menggapainya, aku mau teratai itu utuh digenggamanku. Aku akan menyelami kedalaman kolam itu, mendekati sejengkal demi sejengkal, aku akan datang tanpa mengagetkannya, dan aku akan meraihnya dari dekat, menjadikan ia milikku di tamanku. Ia akan jadi obat bagi hati yg luka, ia akan jadi teman bagi hati duka. Keceriaannya memantulkan cahaya rembulan kala malam, dan olehnya embun pagi meneteskan bening di kala fajar.  Aku tak 'kan membiarkannya layu, aku akan tetap menjaganya hingga sang waktu mengambilnya pergi. By Joshua Phasa. To Miss. Jetha Picanussa

‎"MENITI JEJAK YPPII DI BELAH BATU RUPIT, SUKU ANAK DALAM, MUSI RAWAS"

Joshua Phasa Perayaan Paskah tinggal sehari lagi, tepat hari kamis 05 April, saya dengan seorang putra Suku Anak Dalam berangkat dari Bengkulu menuju ke Kabupaten Musi Rawas, propinsi Palembang. Kami tiba dengan selamat di tengah-tengah Komunitas Suku Anak Dalam yg kini sdh berdomisili di Musi Rawas, dan sebelumnya mereka tinggal di dusun Belah Batu. Di dusun Belah Batu inilah bermula adanya Komunitas Suku Anak Dalam yg percaya kepada Tuhan Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Kisah ini dituturkan kembali oleh seorang Kepala Suku yg bernama pak Rohmat. Beliau adalah generasi pertama dimana Yayasan Misi CMA menanamkan benih Injil di dalam hatinya dan komunitasnya! Menurut penuturan beliau sejak Perang dunia pertama mereka telah mengenal nama Yesus Kristus dan mereka telah mengakuinya sebagai Juruselamat pribadi oleh kesabaran seorang Misionaris utusan CMA yaitu Pdt. Hubert Mitchael, yang melayani di Suku Anak Dalam – Lubuk Linggau. Ia dibantu oleh F.L.Tobing (Salah satu tokoh