Dunia Nyata, Dunia Maya, dan Dunia Roh

Joshua Phasa


Dunia nyata adalah dua manusia yang sesungguhnya, tempat berinteraksi yg sesungguhnya, tempat jiwa sosial sesungguhnya terbina. Dunia nyata tempat Kasih itu nyata tak terhalang oleh apa pun, tempat Cinta itu mekar dan mewangi semerbak memenuhi bumi. Dunia nyata tak itu jujur, tak ada penipuan ,tak yang palsu, karena semuanya terlihat, dan dirasakan oleh indra. Sedangkan dunia maya itu banyak kepalsuan, banyak ketidakjujuran, jiwa sosial terbelenggu oleh kekuatan signal. Namun itu tidak berarti disana tidak ada cinta, tidak ada kejujuran, tidak ada interaksi sosial yang sesungguhnya. Disanalah dunia itu dipersempit dan sekaligus diperluas, disanalah dunia itu tak memiliki tembok pembatas dan sekaligus dibatasi, disanalah ada kebebasan beraspirasi dan sekaligus pengekangan beropini, disanalah semuanya bercampur baur melahirkan spektrum kehidupan penuh warna. Tidak berarti disana tidak ada etika dan kode etik, namun justru disanalah semuanya itu teruji. Tidak berarti disana tidak ada nilai estetika, namun disanalah berjuta nilai estetika diperjualbelikan. Inilah dunia ketiga antara dunia nyata dan dunia roh, dunia ini ada ditengah-tengahnya. Siapa pun bisa tersesat di dalamnya, karena disana ada rimba tak bertuan, ada samudera tak bertepi, ada angkasa tak berujung. Semuanya kembali kepada siapa yang memasukinya, dan dengan apa ia menjelajahinya. Orang yang berangkat dengan hati bijaksana dan tujuan yang mulia akan mendapatkan petunjuk yg benar dari Penguasa ketiga dunia itu. Peta penuntun telah tersedia dan hanya yang menaati petunjuk dalam peta itulah yang tidak akan tersesat dan terjebak di dalamnya. Oleh karena itu jgn pernah   lupakan peta itu, jangan pernah abaikan petunjuk yang ada di dalamnya sehingga kita tidak tersesat dalam ketiga dunia itu. Nama peta itu adalah Firman Allah yg termaktub dalam Kitab Suci. Salam Sejahtera dari Saya, Tuhan Yesus memberkati saudara/iku sekalian yg memperhatikan Firman Tuhan siang dan malam serta menaatinya sepanjang hayat.

“Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih? Dengan menjaganya sesuai dengan firmanMU (Mazmur 119:9)

Comments

Popular posts from this blog

Apa itu N1, N2, N3, PM1?

Kumpulan Renungan Pribadi dlm Kitab Mazmur

WASPADAH TERHADAP SIKAP HIDUP AHLI TAURAT